Postingan

Menampilkan postingan dengan label prosa

Untuk Si Sepatu Biru Kecil

Entah berapa kali kita bertemu, entah berapa kali aku berpikir untuk menulismu dalam goresanku. Tentang kamu si sepatu biru kecil yang berderet manja dalam rak sepatu di perpustakaan. Aku selalu membayangkan seperti apa pemilik kaki mungil yang masuk ke dalam dua lubang mungil yang kau miliki. Seberapa jauh tinggiku dengannya, seberapa manis lengkung senyum di bibirnya, seberapa tajam dan memikat kedua jernih bola matanya. Namun, saat kamu kutinggalkan, tidak ada yang sama seperti yang aku bayangkan dalam ruangan itu. Entah yang mana pemilikmu. Aku tidak tahu apakah itu kamu yang aku temui atau sepatu modelmu sedang laku di pasaran. Warna biru muda dengan tali putih dan lengkungan merk di sisinya. Yang pasti aku tidak pernah dapat membayangkan pemilikmu secara utuh. Cuma satu demi satu bagian wajah yang bersatu malah membuat bayangan lain. Sepatu biru kecil itu masih bertengger di sebelah sepatu kusamku yang lebih besar. Tidak ada sepatu laki-laki di sekitarmu. Apakah itu artinya kau...