Ternyata, Semakin Realistis Karya Fiksi akan Semakin Menyakitkan; 5 cm Per Second
Kalau menurut Aristoteles, karya sastra adalah sebuah katarsis; sebuah sarana pelepasan emosi yang intens. Namun, agaknya Makoto Shinkai terlalu berlebihan menanggapinya. Dia benar-benar meluapkan emosinya ke dalam karya yang ia buat. Sampai-sampai ia lupa yang ia buat adalah sebuah karya fiksi. Rasanya terlalu benar-benar terjadi, rasanya terlalu ceplas-ceplos, rasanya terlalu menusuk menembus layar. Saya perkenalkan karya kurang ajar itu, "5 cm Per Second". "5 cm Per Second" adalah sebuah film animasi buatan Makoto Shinkai, yang juga membuat Kimi No Nawa", berdurasi sekitar satu jam yang tidak banyak memakai dialog di dalamnya. Kekuatan cerita dalam film ini adalah dari monolog tokoh di dalamnya. Selain monolog yang membuat kita seperti mendengar cerita hangat nan menusuk, pergerakan dan perkembangan tokohnya pun membuat kita mengerti apa yang mereka alami tanpa banyak berbicara. Mengisahkan tentang Takaki dan Akari, sepasang kekasih yang harus menjalani kisa...