Belajar Analogi dari Pak Menteri Agama
Kita kesampingkan dahulu perkara toa masjid yang volume pelantangnya dibatasi. Kalian bisa cari berita tersebut di laman lain. Bukan bidang saya mengomentari masalah seperti itu dan saya belum sanggup viral, hahaha. Tentu kita tahu satu ucapan dari Menteri Agama yang sangat disoroti saat ini. Sebuah ucapan yang penuh kontroversi dan memancing setiap umat untuk berkomentar. Berikut saya kutip ucapannya dari detik.com "Yang paling sederhana lagi, kalau kita hidup dalam satu kompleks, misalnya. Kiri, kanan, depan belakang pelihara anjing semua. Misalnya menggonggong dalam waktu bersamaan, kita ini terganggu nggak? Artinya apa? Suara-suara ini, apa pun suara itu, harus kita atur supaya tidak jadi gangguan. Speaker di musala-masjid silakan dipakai, tetapi tolong diatur agar tidak ada terganggu," katanya. Bapak Menteri menganalogikan suara toa masjid dengan gonggongan anjing dari segi berisiknya. Setidaknya begitulah yang disimpulkan warganet. Tidak meny...