Kali ini gue bakal bahas hal yang serius nih, bosen bahas hal yang cint-cintaan mulu. Oke, gue ngebahas ini karena katanya UN bakal diadain bulan Februari. gue gak tau bener atau enggak. Tapi, kalaupun itu bener berarti hal itu bagus. UN itu mudah kok, gue yang kagak pinter aja bisa dapet nilai di atas rata-rata. Lagian kan, sekarang yang nentuin kelulusan itu sekolah. Jadi kemungkin lo lulus juga besar. Selain itu, kalau UN diadakan Februari, sisa bulannya bisa dimanfaatkan guru buat mengajar untuk masuk perguruan tinggi. Karena masuk perguruan negeri itu gak bakal ada kunci jawaban dan gak akan ada yang nolongin. Oke, soal SNMPTN, denger-denger katanya pendaftaran SNMPTN itu sekitar bulan Februari. Enggak tau kenapa bulan Februari semua, mungkin terinspirasi dari nama gue, ehem. Back lagi, berikut gue paparkan proses SNMPTN jika belum berubah. Sekolah mengisi data di pdss, kalian dapet id sama password dari sekolah, kalian isi jurusan sama universitas yang diinginkan, tunggu pengum...
Menyenangkan melihat seseorang di sampingmu begitu perhatian dengan setiap apa yang kau katakan, memiliki perasaan yang sama, bergantian bertanya, "Hai, kamu lagi apa?" Sedikit perhatian yang sepertinya bisa menjadi alasan untuk melanjutkan hubungan. Namun, apakah perhatian yang dia berikan hanya diberikan kepada kamu? Tidak! Ada orang lain yang mendapat perhatian yang sama juga. Jika cinta bisa jatuh kepada siapa saja, rasa perhatian pastilah se- universal itu. Apakah jatuh cinta sejujur saat kamu berjanji akan tetap Setia kepadanya? Atau jatuh cinta hanya sebuah kata yang diucapkan setelah pendekatan itu? Sebohong itu kah? Apa alasanmu untuk setia? Dia yang selalu ada di dekatmu? Dia yang saat ini ada hubungan dengamu? Bagaimana dengan mereka yang setia pada seseorang yang ada di dekatnya, tapi tanpa ada hubungan? Atau lebih parah, bagaimana dengan mereka yang setia pada seseorang yang punya perasaan yang sama pun tidak? Apakah cinta memang harus setidak-memiliki itu? Apa...
Apa yang dihasilkan seorang penulis? Sebuah karya, entah puisi, cerpen, atau novel. Karya sastra adalah katarsis. Apa yang tidak bisa kita katakan di dunia nyata, bisa kita tulis di dalam karya sastra. Idrus pernah berkata kepada Pramoediya Ananta Toer, “Pram, kamu itu tidak sedang menulis, kamu itu berak.” Apa hubungan menulis dan berak? Kembali ke pertanyaan awal, apa yang dihasilkan seorang penulis? Novel atau kotoran manusia? Karya sastra adalah pelarian dari dunia nyata. Apa yang tidak kita miliki dan rasakan di dunia nyata bisa kita tuliskan dalam karya sastra. Pramoedya pernah berkata, “Kau tahu mengapa aku mencintaimu? Sebab kau menulis.” Apa yang dihasilkan seorang penulis kalau Idrus pun berkata kalau Pramoedya tidak menulis, tapi hanya berak? Menulis adalah proses curhat yang keren. Kita bisa menuliskan apa yang kita rasakan dengan kata yang berseni dan dapat dinikmati. Indah bukan? Lalu Idrus mengatakan kalau itu hanya berak? Mengeluarkan kotoran ...
Komentar
Posting Komentar